Alasan produk harus punya merek, karena dengan merek akan membedakan nilai - nilai yang ada dalam suatu produk. Merek A dan Merek B akan berbeda meskipun produknya sama. Selain itu alasan produk harus punya merek adalah untuk menentukan target pasar/konsumen, dengan adanya merek pada sebuah produk lebih memudahkan untuk membagi konsumen ke dalam kelas - kelas tertentu seperti anak, dewasa, dan orang tua. Karena selera konsumen berbeda - beda.
Merek produk merupakan pilihan yang akan di cari oleh konsumen. Secara sederhananya konsumen memerlukan produk dengan merek yang umum dan sudah terkenal. Karena pandangan konsumen jika produk dengan merek yang sudah terkenal berarti jaminan kualitas bagus.
Makanya dalam dunia pemasaran produk, kegiatan yang paling penting adalah menjual merek kepada konsumen dengan promosi untuk memperkenalkan beberapa kelebihan produk.
Bangun bisnis anda dengan Merek yang mudah di ingat dan jangan LUpa tidak memberikan nilai yang berlebihan dari produk anda kepada konsumen jika belum terbukti... artinya perkenalkanlah produk anda apa adanya.
Baca Selengkapnya »»
Tampilkan postingan dengan label ilmu marketing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu marketing. Tampilkan semua postingan
Kamis, 28 Oktober 2010
Minggu, 29 Agustus 2010
WOM, Word OF Mouth Marketing
Semua orang tahu marketing adalah salah satu kunci kesuksesan dalam mengembangkan bisnis. Bayangkan kalo berbisnis tanpa ada marketing, produk yang di buat tidak akan di kenal oleh konsumen secara keseluruhan. Ilmu marketing yang begitu banyak, sehingga semua orang sibuk mempraktekkannya mana yang paling cocok. Mulai dari promosi melalui iklan, Media cetak bahkan televisi.
Disini saya akan membahan konsep marketing yang sederhana kelihatannya tapi ampuh dalam meningkatkan penjualan bisnis, yaitu konsep WOM "word of mouth". WOMM adalah sebuah strategi pemasaran untuk membuat pelanggan kita membicarakan (do the TAlking), mempromosikan (do the Promotion) dan menjual (do the Selling) yang disingkat menjadi TAPS (Talking, Promoting dan Selling).
WOM, lebih mengindikasikan peran dali konsumen atau pelanggan yang puas dengan pelayanan dan kualitas produk yang kita berikan sehingga pelanggan tersebut akan membicarakan kepada orang lain termasuk keluarga, saudara, teman - teman, sahabat dan mungkin setiap orang yang di temuinya. Bayangkan satu orang pelanggan diberi pelayanan yang baik akan mendatangkan ribuan pelanggan.
Tapi disamping itu kita harus menyadari mitos ini " pelanggan kecewa dengan pelayanan akan menyebarkan semuanya kepada orang lain dan pelanggan yang puas dengan pelayananannya belum tentu berbicara sama orang lain". itu sebuah mitos yang sangat berlawanan dengan WOM. Memang kita tidak mengetahui sikap konsumen, karena konsumen adalah segala - galanya bagi bisnis kita.
Terlepas dari mitos tadi, konsultan marketing Onbee Marketing Research (anak perusahaan Octovate Consulting Group) bekerjasama dengan Majalah SWA membuktikan bahwa WOM sangat cocok sebagai konsep marketing di indonesia. Ini bisa dilihat dari hasil penelitiannya yang mengatakan bahwa sebesar 89% konsumen Indonesia lebih mempercayai rekomendasi dari teman dan keluarga pada saat memutuskan untuk membeli sebuah produk.
Mari kita jaga pelayanan dan kualitas produk untuk meningkatkan jumlah penjualan produk ke konsumen.
semangaaat.... Baca Selengkapnya »»
Disini saya akan membahan konsep marketing yang sederhana kelihatannya tapi ampuh dalam meningkatkan penjualan bisnis, yaitu konsep WOM "word of mouth". WOMM adalah sebuah strategi pemasaran untuk membuat pelanggan kita membicarakan (do the TAlking), mempromosikan (do the Promotion) dan menjual (do the Selling) yang disingkat menjadi TAPS (Talking, Promoting dan Selling).
WOM, lebih mengindikasikan peran dali konsumen atau pelanggan yang puas dengan pelayanan dan kualitas produk yang kita berikan sehingga pelanggan tersebut akan membicarakan kepada orang lain termasuk keluarga, saudara, teman - teman, sahabat dan mungkin setiap orang yang di temuinya. Bayangkan satu orang pelanggan diberi pelayanan yang baik akan mendatangkan ribuan pelanggan.
Tapi disamping itu kita harus menyadari mitos ini " pelanggan kecewa dengan pelayanan akan menyebarkan semuanya kepada orang lain dan pelanggan yang puas dengan pelayananannya belum tentu berbicara sama orang lain". itu sebuah mitos yang sangat berlawanan dengan WOM. Memang kita tidak mengetahui sikap konsumen, karena konsumen adalah segala - galanya bagi bisnis kita.
Terlepas dari mitos tadi, konsultan marketing Onbee Marketing Research (anak perusahaan Octovate Consulting Group) bekerjasama dengan Majalah SWA membuktikan bahwa WOM sangat cocok sebagai konsep marketing di indonesia. Ini bisa dilihat dari hasil penelitiannya yang mengatakan bahwa sebesar 89% konsumen Indonesia lebih mempercayai rekomendasi dari teman dan keluarga pada saat memutuskan untuk membeli sebuah produk.
Mari kita jaga pelayanan dan kualitas produk untuk meningkatkan jumlah penjualan produk ke konsumen.
semangaaat.... Baca Selengkapnya »»
Label:
ilmu marketing,
konsep marketing,
konsumen,
Marketing,
pelanggan,
WOM,
word of mout
Langganan:
Postingan (Atom)