Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label virus. Tampilkan semua postingan

Selasa, 19 Oktober 2010

Langkah Penanggulangan Virus

Virus merupakan suatu program yang menempel dan menjadi bagian dari rutinitas program lainnya dengan keistimewaan dapat menggandakan dirinya.
Suatu program dapat disebut sebagai virus apabila memenuhi minimal 5 kriteria yang diakibatkannya antara lain :

  1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi

  2. Kemampuan untuk memeriksa suatu file

  3. Kemampuan untuk menggandakan diri dan menularkan diri

  4. Kemampuan melakukan manipulasi

  5. Kemampuan untuk menyembunyikan diri


Sejalang dengan berkembangnya dunia software aplikasi baik itu anti virus maka semakin berkembang dan banyak juga varian virus dalam komputer.
Berikut Penanggulangan sederhana untuk menangkal virus masuk ke dalam komputer :

  1. Gunakan anti virus yang anda percayai dengan update terbaru

  2. Selalu scanning semua media penyimpanan eksternal yang digunakan

  3. Jika anda terhubung ke internet cobalah untuk mengkombinasikan anti virus anda dengan fire wall, anti - spamming, dsb.

  4. Selalu waspada terhadap file - file yang mencurigakan

  5. Untuk software + share ware, ada baiknya anda mengambil dari situs resminya

  6. Hindari beli program bajakan


Semoga bermanfaat...gak usah lupa komentarnya buat perkembangan. Baca Selengkapnya »»

Minggu, 19 September 2010

8 Langkah Mendepak Virus Pengeksploitasi Celah Windows

Kehadiran virus W32/VBWorm.BEUA atau yang lebih dikenal sebagai virus shortcut yang mengeksploitasi celah keamanan terbilang cukup meresahkan. Sebab, meski berlabel virus lokal, ia tidak hanya memanfaatkan keteledoran pengguna. Namun telah 'naik kelas' dengan menerobos celah keamanan Windows.

Simak 8 langkah praktis untuk mendepak virus yang mampu mengubah folder yang ada di dalam USB flash disk menjadi shortcut tersebut, menurut Adang Jauhar Taufik, analis dari Vaksincom:

1. Nonaktifkan 'System Restore' untuk sementara selama proses pembersihan.

2. Putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan.

3. Matikan proses virus yang aktif di memori dengan menggunakan tools 'Ice Sword'. Setelah tools tersebut terinstal, pilih file yang mempunyai icon 'Microsoft Visual Basic Project' kemudian klik 'Terminate Process'. Silahkan download tools tersebut di http://icesword.en.softonic.com/

4. Hapus registri yang sudah dibuat oleh virus dengan cara:
-. Klik menu [Start]
-. Klik [Run]
-. Ketik REGEDIT.exe, kemudian klik tombol [OK]
-. Pada aplikasi Registry Editor, telusuri key [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run]
-. Kemudian hapus key yang mempunyai data [C:\Document and Settings\%user%].

5. Disable autoplay/autorun Windows. Copy script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama REPAIR.INF, install file tersebut dengan cara: Klik kanan REPAIR.INF --> INSTALL

[Version]

Signature="$Chicago$"

Provider=Vaksincom


[DefaultInstall]

AddReg=UnhookRegKey

DelReg=del

[UnhookRegKey]

HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""

HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"

HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\policies\Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255

6. Hapus File induk dan file duplikat yang dibuat oleh virus termasuk di flash disk. Untuk mempercepat proses pencarian, Anda dapat menggunakan fungsi 'Search'. Sebelum melakukan pencarian sebaiknya tampilkan semua file yang tersembunyi dengan mengubah pada setting Folder Options.

Jangan sampai terjadi kesalahan pada saat menghapus file induk maupun file duplikat yang telah dibuat oleh virus. Lalu hapus file induk virus yang mempunyai ciri-ciri:

-. Icon 'Microsoft Visual Basic Project'.
-. Ukuran File 128 KB (untuk varian lain akan mempunyai ukuran yang bervariasi).
-. Ekstesi file '.EXE' atau '.SCR'.
-. Type file 'Application' atau 'Screen Saver'.

Kemudian hapus File duplikat shortcut yang mempunyai ciri-ciri:

>. Icon Folder atau icon
>. Ekstensi .LNK
>. Type File 'Shortcut'
>. Ukuran file 1 KB

Hapus juga file yang .DLL (contoh: ert.dll) dan file Autorun.inf di flash disk atau folder yang di-share. Sementara untuk menghindari virus tersebut aktif kembali, hapus file induk yang mempunyai ekstensi EXE atau SCR terlebih dahulu baru kemudian hapus file Shortcut (.LNK).

7. Tampilkan kembali folder yang telah disembunyikan oleh virus. Untuk mempercepat proses tersebut, silahkan download tools UnHide File and Folder di http://www.flashshare.com/bfu/download.html.

Setelah diinstall, pilih direktori [C:\Documents and settings] dan folder yang ada di flash disk dengan cara menggeser ke kolom yang sudah tersedia. Pada menu [Attributes] kosongkan semua pilihan yang ada, kemudian klik tombol [Change Attributes].

8. Install security patch 'Microsoft Windows Shell shortcut handling remote code execution vulnerability-MS10-046'. Silakan download security patch tersebut di  http://www.microsoft.com/technet/security/Bulletin/MS10-046.mspx


Seperti biasa, untuk pembersihan secara optimal dan menecegah infeksi ulang, sebaiknya install dan scan dengan antivirus yang up-to-date dan sudah dapat mendeteksi virus ini dengan baik.

sumber : detiknet Baca Selengkapnya »»

Sabtu, 18 September 2010

3 Cara Bersihkan Virus 'Pemakan Hardisk'

Virus Stuxnet, atau dikenal juga dengan sebutan Winsta, melahap semua lahan kosong di hardisk hingga penuh. Menurut Alfons Tanujaya, analis antivirus dari Vaksincom, kepada detikINET, Jumat (30/7/2010), Indonesia adalah negara dengan korban Stuxnet terbanyak kedua di dunia setelah Iran.

Virus yang awalnya menyebar dari berbagai situs porno, program bajakan dan konten 'abu-abu' lainnya itu cukup meresahkan. Berikut adalah langkah-langkah membasmi virus itu, seperti dituturkan oleh analis antivirus Vaksincom Adi Saputra:

1. Menggunakan Dr Web CureIt

Adi menyarankan korban Winsta alias Stuxnet itu untuk mengunduh piranti lunak penghapus virus. Removal Tools bernama Dr.Web CureIt itu bisa diunduh dari situs FreeDrWeb.com

2. Perbaiki Registri

Kemudian, Adi menyarankan perbaikan pada regitri Windows yang sudah dimodifikasi oleh virus. Caranya, pertama-tama, salin script di bawah ini ke file Wordpad.

[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, ShowSuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, SuperHidden,0x00010001,1
HKCU, Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced, HideFileExt,0x00010001,0
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"

[del]
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\MRxCls
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\MRxNet
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\CurrentControlSet\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXClS
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Services\Enum\Root\LEGACY_MRXNET

Kemudian, simpan file dengan nama 'repair.inf'. Gunakan pilihan Save as type menjadi Text Document agar tidak terjadi kesalahan. Lalu, klik kanan file 'repair.inf', pilih 'Install' dan restart komputer.

"Bersihkan temporary file, hal ini agar dapat mencegah sisa trojan yang mencoba aktif kembali. Gunakan tools seperti ATF Cleaner atau gunakan fitur Windows yaitu Disk Clean-Up," tulis Adi.

3. Solusi Darurat

Selain itu, berikut adalah script darurat yang bisa digunakan untuk mencegah agar Winsta tidak kembali menginfeksi. Simpan script berikut dengan nama Winsta.bat (tipe file: Text)

@echo off
del /f c:\windows\system32\winsta.exe
rem rd c:\windows\system32\winsta.exe
md c:\windows\system32\winsta.exe
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
del /f c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
rem rd c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
md c:\windows\system32\drivers\mrxcls.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\winsta.exe
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys
attrib +r +h +s c:\windows\system32\drivers\mrxnet.sys

Setelah selesai, klik ganda file Winsta.bat yang dihasilkan. Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, scan kembali menggunakan antivirus yang ter-update dan mengenali virus ini dengan baik.

sumber : detiknet Baca Selengkapnya »»

Melacak Virus dalam Komputer

Dengan semakin canggihnya komputer, dunia trobleshooting komputer bukan lagi dikeluhkan dengan hardware yang rewel. Namun kebanyakan komputer yang didiagnosis rusak oleh pemiliknya hanya kerusakan software yang notabene karena ulah virus-virus nakal.

Melacak virus dalam komputer

Pertama, virus yang saya buat harus sulit dilacak. Untuk melakukan hal ini programmer bisa mematikan fungsi Folder Options windows explorer dan Run. Jadi, diagnosanya sangat mudah. Lihat saja menu Folder Option ada atau tidak. Kalau ada, masih berfungsi dengan baik atau tidak. Apabila Folder Options tidak ada atau tidak berfungsi secara normal berarti komputer sudah suspect terinfeksi virus. Selanjutnya adalah cek kotak dialog Run. Kalo tidak ada berarti kemungkinan juga suspect terinfeksi virus.

Kedua, akses ke file virus saya harus saya matikan. Untuk melakukan hal ini si pembuat virus bisa men-disable Task Manager windows karena di sana terdapat Proccess Explorer yang kemungkinan bisa digunakan oleh pemilik komputer untuk mematikan proses virusnya yang sedang berjalan. Untuk mengakses file virus juga bisa dilakukan melalui start up manager melalui msconfig windows. Intinya jika kedua program di atas tidak berjalan atau berjalan dengan tidak normal, berarti komputer mungkin suspect terinveksi virus.

Ketiga, untuk berjaga-jaga, jangan percaya pada apa yang Anda lihat pada file komputer, kecuali Anda benar-benar yakin apa yang Anda lakukan. Apa maksudnya? Maksudnya, virus bisa menipu orang awam dengan tampilan default windows. Misalnya, folder berwarna kuning, file .doc bergambar huruf W, dll. Untuk itu periksa benar-benar file yang akan Anda buka. Kalau ada yang tidak normal, seperti file bergambar huruf W kok berekstensi .exe atau file gambar berekstensi .exe itu adalah virus yang sedang menyamar.

Semoga tulisan singkat ini bisa memberikan pencerahan kepada orang yang belum tahu dan bermanfaat bagi siapa saja. (fuddincute) Baca Selengkapnya »»

Rabu, 15 September 2010

Hati-hati Bila Terima Email 'Here You Have'

Sebuah virus e-mail baru sedang banyak ditemukan di inbox-inbox e-mail di seluruh dunia, dan salah satu korban besarnya adalah agensi luar angkasa AS, NASA.

Virus yang berupa worm ini dideskripsikan McAfee sebagai virus "Here You Have", yang mana disebar dengan cara klasik; muncul di inbox e-mail dengan attachment, yang mana apabila dibuka di Windows, virus tersebut akan menggandakan dirinya dan mengirim (dengan sendirinya) ke e-mail semua orang yang ada di daftar kontak.

Virus tersebut akan mematikan sistem keamanan software komputer anda. Virus "Here You Have" kini telah menyebar begitu luas, sampai sebuah perusahaan anti virus telah memberi peringatan luas akan virus ini secara global. Worm tersebut juga berpotensi untuk masuk ke server e-mail, baik secara lokal maupun secara jaringan.

Selain NASA, perusahaan besar yang terkena virus ini adalah Comcast.

Cara terbaik untuk menghindari virus ini adalah, hindari untuk membuka e-mail dengan subjek bertuliskan "Here You Have", bahkan apabila e-mail tersebut datang dari alamat e-mail teman dan sanak keluarga anda. Baca Selengkapnya »»

Tips Menjaga Keamanan Komputer & Data Anda

Percaya deh biar anda jago komputer kalau anda tidak hati-hati, anda bisa terkena hack. Saya pribadi saja sudah hampir beberapa kali jadi korban padahal hanya iseng ingin mengetest sekuriti komputer saya apakah cukup aman dengan meng-klik situs-situs lewat e-mail atau download attachment.

Hasilnya pernah bikin kepala saya pusing tujuh keliling karena hampir kena hack dan IP internet saya sempat di-blok oleh account investasi saya sendiri. Oleh karena itu saya membuat artikel ini supaya para netter yang membaca artikel ini bisa terhindari dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Beberapa tips di bawah ini akan bisa mencegah dan menghindari anda sampai terkena hack:

1. Hati-hati terhadap situs phising yg sangat banyak beredar saat ini (contoh: www.swiiscash.net - harusnya www.swisscah.net dan www.e-qold.com - G-nya diganti pakai Q), jangan sekali anda masuk ke situs tersebut walaupun hanya iseng ingin melihat-lihat saja kalau anda masih awam terhadap sekuriti komputer dan internet anda

2. Jangan sekali-kali masuk ke situs apapun lewat e-mail klik / e-mail link karena bisa berpotensi klik digunakan utk mendownload active-x yg bisa meng-hijack (membajak) browser anda kecuali anda yakin bahwa link tersebut aman atau untuk mengaktifkan registrasi. 90% orang di-hack karena hal ini atau komputernya bisa terkena spyware / virus

3. Selalu pakai browser Mozilla FireFox yg sudah terbukti mempunyai sekuriti terbaik dibanding browser lainnya termasuk IE7.0

4. Pasang Firewall pada komputer anda, anda bisa memakai ZoneAlarm versi gratis yang bisa di-download di www.zonelabs.com

5. Sering update Windows anda dengan patch terbaru bagi yang memiliki lisensi original Windows

6. Sebaiknya komputer juga dilengkapi antivirus dan antispyware atau anda bisa memakai versi gratisnya di www.ewido.net

7. Jangan sekalipun anda membuka account investasi atau account penting lain anda di komputer warnet (publik) yang tidak memiliki firewall atau yang anda tidak yakin bahwa komputer tersebut aman karena account anda bisa terkena hack karena keylogger (program pencatat aktifitas keyboard dan situs yang anda buka) dan sebaiknya anda cek startup Windows-nya dahulu dan matikan akses yang anda anggap berbahaya dengan menggunakan program seperti Hijack This! yang bisa anda download di bagian download situs kami

8. Jangan sekali-kali download attachment file di e-mail anda kalau anda tidak tahu e-mail itu dari siapa dan khususnya e-mail dari luar negeri (berbahasa Inggris)

9. Jangan install program gratisan yang anda sembarang download dari situs yang tidak bisa dipercaya atau lewat program P2P seperti Limewire, iMesh atau BearShare karena kadang-kadang program tersebut mengandung virus atau spyware

sumber : ketok.com Baca Selengkapnya »»