Redakan Nyeri OTOT
Rutin mengonsumsi jahe setiap hari ternyata mampu meredakan rasa sakit otot. Dalam beberapa penelitian, jahe memang terbukti mengandung bahan antiinflamasi dan analgesik yang serupa dengan obat steroid antiinflamasi (NSAIDs).
Sebuah penelitian pun membuktikan bahwa dengan mengonsumsi jahe selama 4-36 minggu sebanyak 30 - 500 mg mampu mengurangi nyeri lutut akibat osteoarthritis. Para ahli dari Universitas Georgia memantau khasiat dari mengonsumsi jahe selama beberapa hari dalam meredakan nyeri otot diiringi dengan 18 latihan berat peregangan otot.
Untuk mendukung uji coba itu, para siswa yang menjadi sukarelawan dipantau selama 11 hari berturut-turut dan diberikan suplemen jahe setiap harinya. Sebanyak 74 siswa dibagi ke dalam tiga kelompok masing-masing diberikan jahe mentah, jahe hangat, dan plasebo.
Para ahli berhipotesis bahwa rasa nyeri setelah latihan terbilang rendah pada kelompok yang diberikan jahe ketimbang yang menerima plasebo. Hasil uji coba juga memperlihatkan bahwa baik jahe mentah dan hangat mampu meredakan nyeri otot karena latihan berat sebesar 23-25 persen. Sementara itu, rasa panas pada jahe tidak memberikan pengaruh apa pun dalam khasiatnya meredakan nyeri. Hasil penemuan ini telah dimuat pada The Journal of Pain edisi September 2010. (Pri/OL-06)
Jahe Redakan Mual
Jahe bukan hanya bumbu dapur yang bisa menambah rasa makanan tetapi juga tanaman obat dengan berbagai manfaat. Jika Anda sudah sering menggunakan jahe untuk mengatasi masalah mual anak, tentunya Anda tidak akan terkejut dengan hasil penemuan dari University of Rochester. Studi yang dipimpin peneliti Julie Ryan, PhD, seorang assistant professor of dermatology and radiation oncology ini menemukan, jahe bisa meredakan mual akibat kemoterapi kanker.
Dalam studi yang bertujuan untuk meneliti manfaat jahe terhadap pasien yang menjalani kemoterapi ini ditemukan, paling tidak 1/4 sendok teh jahe bisa menurunkan gejala mual hingga 40%-nya. Walaupun telah menggunakan obat-obat anti mual, terang Ryan, sekitar 70% yang menjalani kemoterapi masih mengalami mual dan muntah.
Hal ini, terang Douglas Blayney, MD, dari University of Michigan, membuat pasien seringkali menanyakan obata tambahan yang bisa mereka gunakan untuk mengurangi mual dan muntah tersebut."Penemuan ini bisa digunakan untuk melengkapi obat-obat yang sudah biasa digunakan," terang Blainey, seperti yang dikutip situs webmd.
Penelitian ini melibatkan 644 paasien yang mengalami mual setelah menjalani satu siklus kemoterapi dan paling tidak masih harus menjalani 3 siklus kemoterapi lagi. Sebagian besar dari partisipan adalah perempuan dan 2/3-nya adalah pengidap kanker payudara. Selain jahe, pasien juga diminta menggunakan Zofran dan Kytril, obat yang biasa digunakan untuk mengatasi mual yang berkaitan dengan kemoterapi.
Mual yang dialami pasien diberi skala hingga 7, dimana skala 1 sebanding dengan tidak mengalami mual dan skala 7 setara dengan mual yang paling buruk.
Di akhir hari pertama, pasien yang mengonsumsi dua dosis jahe paling rendah, yaitu setara dengan 1/4 dan 1/2 sendok teh jahe segar atau jahe kering, melaporkan mengalami skala 1 atau 2. Artinya, mereka tidak mengalami atau hanya merasakan sangat sedikit mual. Sedangkan, mereka yang menggunakan placebo, mengaku berada pada skala 4-5. Artinya, mereka seringkali merasa mual. Manfaat jahe tersebut bisa dirasakan selama 4 hari masa studi.
Ryan mengharap agar dampaknya bertahan lebih lama. Pasien, terang Ryan, seringkali mengalami mual terburuk pada hari pertama kemoterapi. Pasien yang tidak mengalami mual di hari pertama kemoterapi, lanjut Ryan, kecil kemungkinan mengalami mual di hari berikutnya.
Jadi, apakah minuman jahe juga akan berdampak sama? Dari segi teori, terang Ryan, minuman ini akan bekerja jika mengandung 1/4-1/2 sendok teh jahe segar atau kering. Tetapi, terang dia, perasa jahe tidak akan mendatangkan manfaat yang sama.
"Jahe bisa meredakan mual, tapi para ilmuwan masih belum tahu apa rahasia dibaliknya," terang Ryan.
Baca Selengkapnya »»
Tampilkan postingan dengan label mual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mual. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 18 September 2010
Rabu, 15 September 2010
Roti Isi Pisang, Baik untuk Menambah Energi
Anda pernah melihat warung roti bakar yang membuat roti berisi keju, meises, potongan pisang, dan susu kental manis? Makanan tersebut pasti magtig banget, berat dan mengenyangkan. Anda mungkin akan berpikir, orang yang memesannya pasti rakus sekali.
Mungkin ia memang sedang lapar. Namun dalam kondisi normal, meises, keju, susu kental manis, plus pisang, memang agak berlebihan. Makanan tersebut sebenarnya bisa menjadi pilihan sehat asal Anda bisa mengurangi bagian yang tidak perlu. Susu kental manis, misalnya. Tanpa itu pun, Anda sudah mendapatkan tambahan energi.
Saat kondisi tubuh sedang kurang fit, Anda bisa memanfaatkan makanan untuk mengatasinya. Para peneliti mengatakan, beberapa makanan mampu bekerja seperti obat yang membantu menyembuhkan apa yang mengganggu Anda. Entah itu stres, sakit kepala, mual, atau susah tidur, kini Anda bisa mengurangi pemakaian obat-obatan untuk mengatasinya.
Kelelahan
Butuh kopi untuk mengatasi rasa lelah untuk sementara? Nanti dulu. Coba nikmati setangkup roti isi, ujar Heather K. Jones, RD, penulis buku What’s Your Diet Type?. Namun, perhatikan isi roti tersebut. Daripada menggunakan selai buah yang manis karena mengandung gula, lebih baik olesi roti Anda dengan selai kacang atau pisang. Pisang bisa mendongkrak energi, karena buah ini mengandung karbohidrat, potasium, dan serat. Ketika dipadukan dengan protein dari selai kacang dan roti gandum, Anda pasti langsung merasa mendapat tambahan energi dan siap bekerja kembali.
Sakit kepala
Atasi rasa sakit dengan menghidrasi tubuh Anda dengan makanan yang mengandung banyak air dan nutrisi, seperti semangka, demikian saran Stella Metsovas, ahli nutrisi di Laguna Beach, California. “Kandungan air yang tinggi pada buah semangka dan buah-buahan atau sayuran lain bisa meredakan sakit kepala. Makanan ini juga menjadi sumber mineral penting seperti magnesium, yang merupakan kunci menghentikan sakit kepala yang berdenyut," katanya. Makanan lain yang kandungan airnya tinggi antara lain mentimun, melon, tomat, buah beri, dan selada.
Stres
Para ahli mengatakan, inilah saatnya Anda melupakan mitos yang mengatakan bahwa cokelat menyebabkan kegemukan. Menurut para peneliti, mengonsumsi 40 gr dark chocolate sehari bisa menurunkan kortisol (hormon stres) dan katekolamin (hormon yang menyebabkan tekanan darah tinggi) pada tubuh, mengurangi kegelisahan, dan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan pada waktunya. Satu hal lagi yang pasti Anda ingat, cokelat juga mengandung methylxanthine, yang mencetus pelepasan dopamin dalam tubuh. Hal inilah yang membuat Anda mudah merasa dimabuk kepayang dan membuat hubungan dengan pasangan semakin bergairah.
Sulit tidur
Suka miso soup? Sup ala Jepang ini mengandung tryptophan, asam amino yang memproduksi serotonin dan melatonin, yang bisa membantu Anda merasa mengantuk lebih cepat. Makanan lain yang mengandung tryptophan yang tinggi antara lain yogurt tanpa lemak, sup lentil, biji bunga matahari, dan kalkun.
Sementara itu, anggur dan makanan yang mengandung gula (termasuk buah) sebaiknya tidak dikonsumsi menjelang jam tidur. “Sangat penting untuk menghindari buah-buahan dan gula simpleks pada petang hari, karena desakan insulin bisa terjadi sewaktu kita tidur," ujar Metsovas.
Pusing akibat konsumsi alkohol berlebihan
Anda pasti tak menyangka penangkalnya: baked potato! Kedengarannya aneh, namun makanan ini betul-betul berkhasiat, kata Erin Palinski, RD, pakar diet di New Jersey. “Minum alkohol bisa membuat tubuh dehidrasi, suatu proses yang bisa menyerap kadar potasium dalam tubuh Anda," ujarnya.
Akhiri pusing akibat alkohol atau nyeri lainnya dengan mengonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti kentang (pastikan Anda memakan juga kulitnya, dimana nutrisinya paling banyak terdapat). Baked potato ukuran kecil saja sudah mengandung 759 mg potasium, sedangkan pisang ukuran sedang hanya mengandung 422 mg.
Mual
Kunyah beberapa permen jahe. Campuran rasa manis dan pedas pada makanan olahan jahe diyakini oleh para peneliti mampu menghentikan rasa mual. "Jahe sudah terbukti mampu menenangkan perut dan bertindak sebagai antiperadangan, dan membantu mengurangi mual," ujar Palinski.
sumber : kompas.com Baca Selengkapnya »»
Mungkin ia memang sedang lapar. Namun dalam kondisi normal, meises, keju, susu kental manis, plus pisang, memang agak berlebihan. Makanan tersebut sebenarnya bisa menjadi pilihan sehat asal Anda bisa mengurangi bagian yang tidak perlu. Susu kental manis, misalnya. Tanpa itu pun, Anda sudah mendapatkan tambahan energi.
Saat kondisi tubuh sedang kurang fit, Anda bisa memanfaatkan makanan untuk mengatasinya. Para peneliti mengatakan, beberapa makanan mampu bekerja seperti obat yang membantu menyembuhkan apa yang mengganggu Anda. Entah itu stres, sakit kepala, mual, atau susah tidur, kini Anda bisa mengurangi pemakaian obat-obatan untuk mengatasinya.
Kelelahan
Butuh kopi untuk mengatasi rasa lelah untuk sementara? Nanti dulu. Coba nikmati setangkup roti isi, ujar Heather K. Jones, RD, penulis buku What’s Your Diet Type?. Namun, perhatikan isi roti tersebut. Daripada menggunakan selai buah yang manis karena mengandung gula, lebih baik olesi roti Anda dengan selai kacang atau pisang. Pisang bisa mendongkrak energi, karena buah ini mengandung karbohidrat, potasium, dan serat. Ketika dipadukan dengan protein dari selai kacang dan roti gandum, Anda pasti langsung merasa mendapat tambahan energi dan siap bekerja kembali.
Sakit kepala
Atasi rasa sakit dengan menghidrasi tubuh Anda dengan makanan yang mengandung banyak air dan nutrisi, seperti semangka, demikian saran Stella Metsovas, ahli nutrisi di Laguna Beach, California. “Kandungan air yang tinggi pada buah semangka dan buah-buahan atau sayuran lain bisa meredakan sakit kepala. Makanan ini juga menjadi sumber mineral penting seperti magnesium, yang merupakan kunci menghentikan sakit kepala yang berdenyut," katanya. Makanan lain yang kandungan airnya tinggi antara lain mentimun, melon, tomat, buah beri, dan selada.
Stres
Para ahli mengatakan, inilah saatnya Anda melupakan mitos yang mengatakan bahwa cokelat menyebabkan kegemukan. Menurut para peneliti, mengonsumsi 40 gr dark chocolate sehari bisa menurunkan kortisol (hormon stres) dan katekolamin (hormon yang menyebabkan tekanan darah tinggi) pada tubuh, mengurangi kegelisahan, dan membantu Anda menyelesaikan pekerjaan pada waktunya. Satu hal lagi yang pasti Anda ingat, cokelat juga mengandung methylxanthine, yang mencetus pelepasan dopamin dalam tubuh. Hal inilah yang membuat Anda mudah merasa dimabuk kepayang dan membuat hubungan dengan pasangan semakin bergairah.
Sulit tidur
Suka miso soup? Sup ala Jepang ini mengandung tryptophan, asam amino yang memproduksi serotonin dan melatonin, yang bisa membantu Anda merasa mengantuk lebih cepat. Makanan lain yang mengandung tryptophan yang tinggi antara lain yogurt tanpa lemak, sup lentil, biji bunga matahari, dan kalkun.
Sementara itu, anggur dan makanan yang mengandung gula (termasuk buah) sebaiknya tidak dikonsumsi menjelang jam tidur. “Sangat penting untuk menghindari buah-buahan dan gula simpleks pada petang hari, karena desakan insulin bisa terjadi sewaktu kita tidur," ujar Metsovas.
Pusing akibat konsumsi alkohol berlebihan
Anda pasti tak menyangka penangkalnya: baked potato! Kedengarannya aneh, namun makanan ini betul-betul berkhasiat, kata Erin Palinski, RD, pakar diet di New Jersey. “Minum alkohol bisa membuat tubuh dehidrasi, suatu proses yang bisa menyerap kadar potasium dalam tubuh Anda," ujarnya.
Akhiri pusing akibat alkohol atau nyeri lainnya dengan mengonsumsi makanan yang kaya potasium, seperti kentang (pastikan Anda memakan juga kulitnya, dimana nutrisinya paling banyak terdapat). Baked potato ukuran kecil saja sudah mengandung 759 mg potasium, sedangkan pisang ukuran sedang hanya mengandung 422 mg.
Mual
Kunyah beberapa permen jahe. Campuran rasa manis dan pedas pada makanan olahan jahe diyakini oleh para peneliti mampu menghentikan rasa mual. "Jahe sudah terbukti mampu menenangkan perut dan bertindak sebagai antiperadangan, dan membantu mengurangi mual," ujar Palinski.
sumber : kompas.com Baca Selengkapnya »»
Label:
coklat,
hidup sehat,
jahe,
keju,
kelelahan,
manfaat pisang,
mual,
pisang,
roti bakar,
sakit kepala,
stress
Langganan:
Postingan (Atom)